Mata Siwer: Arti Dan Penyebabnya Yang Umum Terjadi

  • Rendi Sihombing
  • Jul 11, 2023

Mata siwer merupakan sebuah kondisi di mana seseorang mengalami gangguan penglihatan atau pengaburan penglihatan. Istilah “mata siwer” umumnya digunakan dalam bahasa Sunda, yang merupakan salah satu bahasa daerah di Indonesia. Dalam artikel ini, kita akan membahas arti mata siwer, penyebab umumnya, dan memberikan beberapa informasi tentang istilah tersebut dalam bahasa Sunda.

Mata Siwer Itu Apa?

Mata Siwer Itu Apa

Mata siwer adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi mata yang mengalami pengaburan atau penglihatan yang buram. Ketika seseorang mengalami mata siwer, penglihatannya menjadi tidak jelas, sehingga sulit untuk melihat dengan kejelasan baik dalam jarak dekat maupun jarak jauh.

Mata siwer dapat mempengaruhi salah satu mata atau bahkan kedua mata sekaligus. Penderita mata siwer mungkin mengalami kesulitan dalam membaca, menulis, mengemudi, atau melihat objek yang terletak jauh. Pengaburan atau penglihatan buram yang terjadi dapat berbeda-beda pada setiap individu, mulai dari pengaburan ringan hingga pengaburan yang signifikan.

Ketika mata mengalami siwer, hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang berbeda. Salah satu penyebab umum mata siwer adalah gangguan refraksi, di mana bentuk mata atau kelenturan lensa mata tidak memfokuskan cahaya dengan benar pada retina. Contohnya, miopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), atau astigmatisme dapat menyebabkan mata siwer.

Selain itu, kondisi seperti katarak juga dapat menyebabkan mata siwer. Katarak terjadi ketika lensa mata menjadi keruh, sehingga dapat menghalangi cahaya yang masuk ke mata secara normal. Akibatnya, penglihatan menjadi buram atau kabur.

Glaukoma, sebuah penyakit mata yang merusak saraf optik mata, juga dapat menyebabkan mata siwer. Glaukoma menyebabkan tekanan intraokular yang tinggi di dalam mata, yang pada gilirannya dapat merusak saraf optik dan mengganggu penglihatan.

Selain itu, bagi penderita diabetes yang tidak terkontrol dengan baik, mereka berisiko mengalami gangguan mata yang disebut retinopati diabetik. Retinopati diabetik terjadi ketika pembuluh darah di mata rusak akibat diabetes yang tidak terkendali. Penglihatan buram atau pengaburan penglihatan dapat menjadi salah satu gejala yang dialami oleh penderita retinopati diabetik.

Penting untuk diingat bahwa mata siwer dapat menjadi gejala dari kondisi medis yang lebih serius. Jika Anda mengalami mata siwer atau gangguan penglihatan lainnya, penting untuk berkonsultasi dengan dokter mata atau ahli kesehatan mata untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan yang sesuai. Dalam beberapa kasus, penanganan medis atau tindakan seperti kacamata atau operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki mata siwer dan mengembalikan penglihatan yang jelas.

Penyebab Mata Siwer

Penyebab Mata Siwer

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan mata siwer, di antaranya:

1. Gangguan Refraksi

Salah satu penyebab umum mata siwer adalah gangguan refraksi, seperti miopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), atau astigmatisme. Miopia terjadi ketika mata terlalu panjang atau lensa terlalu kuat, sehingga cahaya yang masuk tidak fokus pada retina, tetapi di depannya.

Hipermetropia terjadi ketika mata terlalu pendek atau lensa terlalu lemah, sehingga cahaya yang masuk tidak fokus pada retina, tetapi di belakangnya. Astigmatisme terjadi ketika kornea atau lensa mata tidak memiliki permukaan yang merata, sehingga cahaya tidak fokus pada satu titik, melainkan tersebar.

2. Katarak

Katarak adalah suatu kondisi di mana lensa mata yang menjadi keruh atau kehilangan transparansinya. Ini dapat mengganggu penglihatan dan menyebabkan mata siwer. Katarak umumnya terjadi akibat penuaan, tetapi juga dapat disebabkan oleh faktor lain seperti trauma, penggunaan obat – obatan tertentu, atau penyakit tertentu seperti diabetes.

3. Glaukoma

Glaukoma adalah kelompok penyakit mata yang ditandai dengan kerusakan saraf optik, yang dapat mengakibatkan penglihatan kabur, termasuk mata siwer. Glaukoma biasanya terkait dengan tekanan intraokular yang tinggi di dalam mata. Tekanan yang tinggi ini dapat merusak saraf optik dan mengganggu aliran darah ke retina, mengakibatkan kerusakan penglihatan.

Baca juga : Obat Sakit Mata Anak 3 Tahun Yang Aman Untuk Mata

4. Retinopati Diabetik

Retinopati diabetik adalah komplikasi yang terkait dengan diabetes yang tidak terkontrol dengan baik. Tingkat gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil di retina, yang berfungsi untuk menyuplai oksigen dan nutrisi ke sel – sel mata. Jika retinopati diabetik tidak diobati, dapat menyebabkan penglihatan kabur atau mata siwer.

5. Penyakit Mata Lainnya

Beberapa penyakit mata lainnya juga dapat menyebabkan mata siwer. Misalnya, konjungtivitis (peradangan pada lapisan tipis yang melapisi bagian depan mata) dapat menyebabkan mata merah dan iritasi yang mengganggu penglihatan. Penyakit mata degeneratif seperti makula degenerasi juga dapat menyebabkan penglihatan kabur dan mata siwer.

Penting untuk diketahui bahwa penyebab mata siwer dapat bervariasi untuk setiap individu. Jika Anda mengalami mata siwer atau gangguan penglihatan lainnya, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter mata atau ahli kesehatan mata untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan rekomendasi perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Siwer Dalam Bahasa Sunda

Siwer Dalam Bahasa Sunda

Dalam bahasa Sunda, kata “siwer” digunakan untuk menggambarkan kondisi mata yang kabur atau penglihatan yang buram. Istilah ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh masyarakat Sunda ketika menggambarkan masalah penglihatan yang tidak jelas atau kabur.

Bahasa Sunda adalah salah satu bahasa daerah yang banyak digunakan di Jawa Barat dan sekitarnya di Indonesia. Kata “siwer” merupakan kata benda dalam bahasa Sunda yang memiliki arti penglihatan yang buram atau kabur. Istilah ini sering digunakan oleh masyarakat Sunda ketika mereka mengalami gangguan penglihatan atau merujuk pada seseorang yang mengalami masalah penglihatan.

Penggunaan kata “siwer” dalam bahasa Sunda juga bisa merujuk pada penglihatan yang lemah atau tidak tajam. Ketika seseorang mengatakan bahwa mereka memiliki mata siwer, ini berarti bahwa mereka mengalami kesulitan dalam melihat dengan kejelasan, baik dalam jarak dekat maupun jarak jauh. Ini bisa menjadi indikasi adanya gangguan refraksi, katarak, glaukoma, atau masalah mata lainnya.

Dalam budaya Sunda, penggunaan kata “siwer” juga dapat melibatkan ungkapan atau pepatah yang menggambarkan keadaan penglihatan yang buram atau kurang jelas. Misalnya, ada pepatah dalam bahasa Sunda yang mengatakan “Mata siwer, hati tak siwer” yang berarti bahwa meskipun penglihatan kita buram, hati dan pikiran kita harus tetap jernih dan berpikir dengan baik.

Dalam konteks pengobatan tradisional Sunda, pengobatan mata siwer atau gangguan penglihatan menggunakan ramuan herbal atau terapi khas Sunda sering dipraktikkan. Ada beberapa ramuan tradisional yang dipercaya dapat membantu memperbaiki penglihatan, seperti ramuan berbahan dasar tanaman herbal tertentu yang diyakini memiliki khasiat penyembuhan.

Kesimpulan

Mata siwer adalah kondisi di mana seseorang mengalami gangguan penglihatan atau pengaburan penglihatan. Istilah ini umumnya digunakan dalam bahasa Sunda untuk menggambarkan mata yang kabur atau penglihatan yang buram.

Beberapa penyebab umum mata siwer meliputi gangguan refraksi, katarak, glaukoma, dan retinopati diabetik. Jika Anda mengalami mata siwer atau gangguan penglihatan lainnya, penting untuk berkonsultasi dengan dokter mata untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *