Beberapa Pilihan Sunat Modern Yang Efektif Dan Aman

Sunat modern kemudian diklaim sebagai metode sunat yang lebih efektif dengan sedikit rasa sakit. Mulai dari sunat klem, hingga laser CO2 bisa menjadi pilihan Anda. Praktik sunat sering dikaitkan dengan prosedur medis yang menyakitkan. Seiring dengan perkembangan zaman, metode ini juga berkembang dan menghasilkan beberapa pilihan sunat modern. Metode sunat ini diklaim lebih efektif dengan rasa sakit yang minimal.

Saat lahir, penis pria memiliki lipatan kulit yang menutupi ujung penis. Bagian ini juga dikenal sebagai kulup. Sunat adalah prosedur medis untuk menghilangkan sebagian atau seluruh kulup. Sunat adalah operasi yang relatif sederhana, yaitu hanya dengan memotong kulup diikuti dengan proses penjahitan.

Berbagai Pilihan Sunat Modern

Berbagai Pilihan Sunat Modern

Seiring dengan perkembangan zaman, berbagai metode khitan juga berkembang, seperti khitan tanpa suntikan anestesi dan khitan laser. Simak penjelasan berikut ini.

1. Sunat Klem/Clamp

Alih – alih menggunakan pisau bedah, prosedur sunat modern dilakukan dengan menggunakan alat penjepit. Alat ini memiliki banyak variasi, namun prinsip kerjanya tetap sama yaitu dengan menjepit klem pada kulup.

Alat tersebut akan dibiarkan selama 5 hari sampai kulup akan terlepas. Perbedaan dalam prosedur ini adalah tidak ada jahitan yang diperlukan setelah kulup dilepas. Jenis – Jenis Klem Sunat, Antara Lain:

1. Plastibell

Alat ini ditujukan untuk bayi hingga anak usia 12 tahun. Alat ini berbentuk seperti lonceng dan dapat mengelupas kulit khatan dalam 7-12 hari.

Kelebihan metode sunat plastibell adalah cepat, hanya membutuhkan waktu 5-10 menit, risiko cedera kepala penis lebih kecil, dan tidak memerlukan perban.

Baca juga :   Lowongan Kerja Di Bidang Kesehatan Dengan Profesi Lainnya

Meski memiliki banyak kelebihan, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa alat sunat ini juga bisa menyebabkan komplikasi ringan hingga serius, seperti pembengkakan akibat infeksi hingga sepsis.

2. Tara Clamp

Alat ini terbuat dari plastik sekali pakai yang diklaim dapat membantu proses khitanan tanpa banyak mengeluarkan darah, tidak memerlukan perban, tidak memerlukan jahitan, dan dapat langsung terkena air setelahnya.

3. Shang Ring

Shang ring terdiri dari dua cincin plastik khusus untuk perangkat medis. Cincin bagian dalam terbuat dari silikon dan cincin luar memiliki engsel yang berfungsi sebagai pengikat.

Dengan menggunakan alat ini, operasi sunat hanya membutuhkan waktu 3-5 menit tanpa perlu pisau bedah dan jahitan.

Cincin shang dapat dilepas setelah satu minggu. Sayangnya, metode sunat ini mungkin bukan pilihan bagi Anda yang ingin cepat sembuh.

Kekurangan metode sunat shang ring adalah penyembuhan luka membutuhkan waktu yang lama, nyeri sering terjadi selama 7-16 hari setelah alat dipasang, dan ada kemungkinan luka akan terbuka kembali karena tidak adanya jahitan.

4. Smart Clamp

Sejak diluncurkan pada tahun 2001, telah menjadi pilihan populer bagi dokter untuk prosedur sunat. Pasalnya, alat ini diakui lebih praktis dan aman dibandingkan alat lainnya. Proses khitan dengan smart clamp, penis akan dimasukkan di antara kulup dan kepala penis selama 5 hari untuk anak – anak dan 7 hari untuk dewasa.

Baca juga :   Penyebab Sakit Gigi Berkepanjangan Dan Perawatan Yang Tepat

Ukuran alat ini bervariasi dari diameter 10-21 mm sehingga dapat digunakan baik oleh anak – anak maupun orang dewasa. Dari segi keamanan, alat ini mampu mencegah cedera selama proses sunat dan dapat mencegah infeksi.

Terdapat lubang di ujung alat ini sehingga pengguna bisa buang air kecil seperti biasa. Bentuknya juga ergonomis dan ringan sehingga pengguna dapat melakukan aktivitas sehari – hari seperti biasa.

Kelebihan dari smart clamp sunat adalah dapat bekerja lebih cepat dan hasil penampilan penis setelah sunat terlihat lebih baik dibandingkan alat lainnya.

Selain itu, klem juga merupakan metode sunat yang membuat Anda cepat sembuh, sekitar beberapa hari setelah sunat dilakukan. Sayangnya, teknik ini masih memiliki risiko, seperti pembengkakan pada penis.

2. Sunat Electric Cauter

Sering dikira sunat laser, metode kauter listrik ini sebenarnya tidak menggunakan sinar laser sama sekali. Dalam metode sunat kauter listrik, kulup dipotong menggunakan alat yang disebut kauter. Alat ini berbentuk seperti pistol dengan dua pelat kawat yang dihubungkan satu sama lain di ujungnya.

Pelat kawat kemudian akan dialiri listrik dan menghasilkan panas yang dapat memotong kulup. Perangkat kauter dapat memotong kulit tanpa pendarahan dan karena itu dianggap sebagai metode yang relatif aman.

Seperti jenis sunat lainnya, ada beberapa kelemahan metode sunat modern ini, seperti:

  • Mengeluarkan bau menyengat seperti daging terbakar
  • Risiko terbakar
  • Harus menggunakan anestesi umum selama proses untuk anak yang lebih besar dan orang dewasa.
Baca juga :   Manfaat Makan Pisang Sangat Beragam Untuk Kesehatan Tubuh

3. Sunat Laser CO2

Sunat laser yang sebenarnya adalah metode laser CO2. Sebenarnya laser CO2 telah digunakan sejak awal 1970-an untuk prosedur medis pada kulit dan operasi plastik, dan baru – baru ini mulai digunakan untuk operasi sunat.

Meski masih jarang, rumah sakit di kota – kota besar di Indonesia sudah menyediakan layanan ini.

Cara ini sebenarnya sama dengan khitanan konvensional, namun alat khitan yang dulunya pisau bedah akan diganti dengan sinar laser yang akan memotong kulup.

Setelah itu, jahitan masih diperlukan. Dalam proses ini, sangat sedikit atau tidak ada darah yang dihasilkan. Prosedur dengan menggunakan laser ini terbukti memiliki waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan proses sunat tradisional.

Waktu yang bisa dihemat bisa sampai 40 persen lebih cepat. Dari segi biaya, teknik laser ini juga dinilai lebih efektif, mengingat risiko kecelakaan dalam proses ini jauh lebih kecil dibandingkan sunat konvensional.

Selain berbagai kelebihannya, metode khitanan modern ini juga memiliki kekurangan, yaitu jika anak terlalu aktif, berisiko mengganggu operasi dan area yang dipotong tidak tepat.

Sunat memiliki banyak manfaat dari segi estetika dan kesehatan. Cara ini dipercaya dapat mengurangi risiko penyakit menular seksual, fimosis, infeksi saluran kemih, bahkan kanker penis.

Untuk menentukan metode khitan modern terbaik, teruslah berdiskusi dengan dokter terpercaya di fasilitas kesehatan yang memiliki reputasi baik. Dengan begitu, risiko efek samping setelah sunat bisa dihindari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.