Mata Terasa Pegal Dan Kelelahan Mata Bisa Mengganggu Aktivitas Anda

Mata kaku atau mata lelah merupakan keluhan yang dapat timbul akibat aktivitas mata yang berat salah satunya karena banyak terpapar layar monitor, layar gadget, kurang tidur, gangguan mata seperti kelainan refraksi, mata minus, silinder dan lain-lain.

Mata Terasa Pegal

Jika Anda mengalami mata lelah, gejalanya antara lain:

  • Mata terasa perih
  • Mata kering dan gatal
  • Merasa silau
  • Sulit untuk fokus
  • Dapat menyebabkan sakit kepala, pusing dan mual
  • Nyeri otot di bahu dan leher

Cara Mengatasi Mata Lelah

Cara Mengatasi Mata Lelah

Untuk mengatasi mata lelah, beberapa hal perlu dilakukan seperti:

  • Hindari stress
  • Cukup tidur 7-8 jam sehari
  • Gunakan obat tetes mata yang diisi dengan air mata buatan

Jika ada gangguan mata, periksalah agar setiap kelainan refraksi seperti mata minus bisa diperbaiki dengan kacamata

Batasi lamanya waktu menggunakan ponsel, layar komputer atau bahkan saat membaca. Istirahat selama 20 detik melihat jarak 20 kaki setelah 20 menit menggunakan ponsel atau menatap layar
Jadikan ruangan senyaman mungkin, terutama dalam hal pencahayaan agar mata tidak mudah lelah

Jika keluhan tidak kunjung membaik, ada baiknya berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebabnya. Selain itu, penting juga untuk menjaga asupan makanan dan minuman untuk membantu mengurangi keluhan yang muncul.

Mata Lelah Dan Pusing

Pernahkah Anda mengalami mata lelah? Kondisi ini terjadi karena Anda melakukan aktivitas dengan penggunaan mata yang terlalu intens.

Kegiatan seperti mengendarai mobil atau sepeda motor, menatap layar laptop terlalu lama, membaca di ruangan yang remang-remang, mengalami gangguan mata dan menyebabkan kelelahan.

Mata Lelah Dan Pusing

Kelelahan mata memang bisa membuat mata terasa lelah, mata lelah bukanlah masalah yang berbahaya, namun kelelahan mata bisa mengganggu aktivitas Anda.

Mata lelah juga bisa diatasi dengan istirahat dan membatasi aktivitas menatap layar pada perangkat elektronik.

Mengetahui jika mata anda sudah dalam kondisi lelah sudah bisa melihat tanda-tanda kelelahan pada mata anda, kali ini kami telah merangkum informasinya yuk baca!

1. Mata Kering Tidak Cukup Mengeluarkan Air Mata

Mata Kering Tidak Cukup Mengeluarkan Air Mata

Mata kering merupakan suatu kondisi mata yang bahkan jarang mengeluarkan air mata, mata kering dapat mengganggu aktivitas karena menyebabkan penglihatan perih dan kabur

Gangguan ini disebabkan oleh perubahan hormonal, proses penuaan, penggunaan obat-obatan, dan penggunaan kosmetik. Cara mengatasi mata kering adalah dengan air mata buatan yang bisa anda lakukan dengan menggunakan obat tetes mata, agar mata anda menjadi basah.

Selain itu, jangan coba-coba mengucek mata, jika mengalami mata kering, lebih baik Anda mengedipkan mata agar air mata menyebar. Menggosok mata saat kering juga akan memperburuk kondisi mata Anda.

2. Penglihatan Menjadi Kabur

Penglihatan Menjadi Kabur

Ketajaman visual yang tidak biasa berarti Anda mengalami tanda-tanda kelelahan mata. Penglihatan kabur mengganggu Anda dalam melihat sesuatu dan membuat Anda pingsan saat melihatnya.

Terkadang penglihatan kabur juga disertai rasa sakit pada mata, biasanya hal ini bisa terjadi pada salah satu atau bahkan kedua mata Anda. Gejala yang muncul saat mata Anda dalam kondisi ini membuat mata Anda semakin sensitif terhadap cahaya.

Baca juga :   Kantung Mata Bengkak Sebelah Dan Perawatan Yang Bisa Dilakukan

Dalam kondisi ini anda akan melihat benda-benda di mata anda yang berbintik-bintik, penglihatan anda juga akan semakin parah pada malam hari. Gangguan mata yang samar juga bisa menjadi tanda penyakit mata yang serius. Mata yang kabur berpotensi menyebabkan penyakit mata refraksi, katarak, degenerasi makula, glaukoma, dan infeksi mata.

Solusi untuk mencegah dan mengurangi penglihatan kabur Anda harus berhenti merokok, makan makanan yang mengandung vitamin A, dan cuci tangan sebelum atau sesudah memakai lensa kontak.

Kenakan kacamata anti UV saat beraktivitas di bawah sinar matahari, dan jika Anda khawatir dan ingin memastikan mata Anda kabur Anda bisa segera memeriksakan mata Anda ke dokter.

3. Nyeri Di Leher Hingga Punggung

Nyeri Di Leher Hingga Punggung

Kelelahan mata juga bisa dirasakan mulai dari leher hingga punggung. Kondisi ini membuat para penderita mata lelah, mencari cara untuk mengatasi masalah tersebut.

Anda bisa mengurangi aktivitas Anda yang selalu bersentuhan langsung dengan mata seperti mengatur cahaya di layar laptop, mengatur visibilitas di layar, membatasi waktu Anda menggunakan perangkat elektronik seperti laptop, televisi, dan ponsel.

Anda juga harus memberi waktu pada mata untuk istirahat agar mata bisa segar kembali, sehingga gejala nyeri pada leher dan punggung akan berkurang.

4. Mata Yang Lengket Dan Sulit Dibuka

Kesulitan membuka mata atau mencuatnya mata disebabkan oleh kekeringan pada mata dan konjungtivitis. Radang selaput bening yang melapisi bagian depan mata dikenal sebagai konjungtivitis.

Jika Anda kesulitan membuka mata, sebaiknya istirahatlah menggunakan mata Anda. Anda harus segera memberikan antibiotik yang tepat atau mencari pengobatan medis.

Jadi nggak boleh disepelekan kalau punya mata yang sulit dibuka ya!

5. Mata Terasa Perih Dan Panas

Mata Terasa Perih Dan Panas

Mata perih dan panas bisa terjadi karena Anda sudah terlalu lama terpapar sinar UV. Mata yang terlalu lama terkena cahaya menyebabkan Anda terkena fotokeratitis.

Fotokeratitis adalah peradangan mata akibat paparan langsung sinar matahari yang berkepanjangan. Penderita ini akan mengalami rasa panas pada mata.

Jangan khawatir, hal ini bisa hilang dengan sendirinya selama satu hingga dua hari, Anda hanya perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan dan tidak mengucek mata.

Selain itu, jika Anda menggunakan lensa kontak Anda harus melepasnya beberapa saat, untuk mengurangi dan mempercepat pemulihan pada mata.

6. Kehilangan Konsentrasi Dalam Menjalankan Aktivitas

Kehilangan Konsentrasi Dalam Menjalankan Aktivitas

Jika mengalami mata lelah, tentunya banyak kelainan seperti mata kering, penglihatan kabur dan lain-lain. Tentu ini mempengaruhi kekuatan konsentrasi Anda.

Sehingga membuat Anda kesulitan untuk melakukan sesuatu. Penanganan yang bisa Anda lakukan di rumah adalah menjaga kebersihan mata, membersihkan mata dari kotoran dengan obat tetes mata, mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh mata.

Anda juga bisa mengompres mata dengan air dingin untuk meredakan sakit mata. Jika mata Anda tidak sakit maka penglihatan Anda juga akan segera membaik.

Baca juga :   Cara Mengobati Penyakit Mata Pterigium bagi Peselancar

7. Mengalami Sakit Kepala Karena Kondisi Mata Lelah

Mengalami Sakit Kepala Karena Kondisi Mata Lelah

Gangguan yang terjadi pada mata juga mempengaruhi sakit kepala yang anda rasakan, jika kepala anda terasa sakit atau pusing bisa jadi mata anda sedang dalam keadaan lelah.

Penyebab kepala pusing karena kelainan mata antara lain mata kering, kelainan refraksi, skleritis, dan kelumpuhan saraf kranial.

Anda bisa terhindar dari iritasi mata jika memperhatikan pencahayaan ruangan, perawatan mata, istirahat dan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung beta karoten.

Segera berikan perawatan jika mata Anda mengalami tanda-tanda seperti di atas karena jika tidak ditangani dengan baik. Kondisi mata Anda akan semakin parah dan tentunya akan mengganggu aktivitas Anda.

Cara Mengatasi Mata Lelah Karena Kurang Tidur

Menghabiskan waktu berjam-jam di depan smartphone dan komputer, membaca buku, atau melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi dapat menyebabkan mata lelah.

Kelelahan mata biasanya terkait dengan masalah ketegangan mata. Kondisi ini membuat mata seseorang lelah, berair, atau penglihatan menjadi kabur.

Ciri-ciri mata lelah tidak selalu terlihat pada gangguan penglihatan. Mata lelah juga dapat menyebabkan gejala sakit kepala, ketegangan pada leher dan bahu, kepekaan terhadap cahaya, dan kesulitan membuka mata.

Cara Mengatasi Mata Lelah Karena Kurang Tidur

 

Kurang tidur dapat berdampak negatif bagi kesehatan, salah satunya gangguan mata. Mulai dari munculnya lingkaran hitam hingga sleep apnea.

Tidur merupakan kebutuhan penting yang harus dipenuhi setiap hari. Meski banyak orang yang telah menyadari bahwa kurang tidur bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, namun belum banyak yang tahu bahwa kondisi ini juga bisa menyebabkan gangguan pada mata.

Orang dewasa membutuhkan 7-8 jam untuk tidur. Apabila kebutuhan tidur tidak tercukupi maka akan menyebabkan mata kurang tidur atau lingkaran hitam, otot mata kejang, dan mata kering. Berikut penjelasan dari permasalahan tersebut.

Masalah Itu Bisa Muncul Akibat Kurang Tidur Pada Mata

1. Lingkaran Hitam Mata

Lingkaran hitam pada mata atau mata panda merupakan kondisi yang umumnya terjadi saat seseorang mengalami kurang tidur. Kurang tidur menyebabkan kulit tampak lebih pucat. Ini membuat lingkaran hitam di sekitar mata semakin menonjol. Kondisi ini tentunya mempengaruhi penampilan wajah dan mengganggu kesehatan mata secara keseluruhan.

2. Kejang Otot Mata

Kejang otot mata didefinisikan sebagai gerakan kedutan yang tidak disengaja yang terjadi saat kelopak mata, baik kelopak mata atas dan bawah, mengalami kejang. Kejang tak disengaja ini juga dikenal sebagai miokimia.

Umumnya kedutan hanya dirasakan, namun tidak dapat dilihat oleh semua orang. Hal ini dikarenakan gerakan yang dihasilkan cukup kecil sehingga tidak terlihat hanya dengan melihat wajah seseorang.

Kejang otot mata karena kurang tidur umumnya tidak menyebabkan nyeri atau masalah penglihatan. Dalam beberapa kasus, kejang pada mata dapat mengindikasikan gangguan saraf. Kedutan dapat berlangsung selama satu menit, beberapa jam, bahkan berhari-hari atau lebih.

Kedutan yang terus menerus dalam waktu lama tentunya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Cara termudah untuk mencegah kejang otot mata adalah dengan tidur yang cukup setiap malam. Selain itu, mengurangi kopi, teh, dan soda dapat mengurangi kedutan.

Baca juga :   Cara Mengobati Penyakit Mata Bintitan Secara Alami Tapi Manjur

Hal ini disebabkan kandungan kafein atau zat lain yang bekerja sebagai stimulan hingga menyebabkan kejang.

Jika kedutan tidak kunjung hilang, Anda dapat meminta dokter untuk melakukan injeksi toksin botulinum. Selain itu, pelemas otot dapat membantu meredakan kedutan.

3. Mata Kering

Mata kering juga bisa disebabkan karena kurang tidur. Saat Anda mengalami mata kering, mata Anda menjadi lebih sensitif terhadap cahaya. Selain itu, Anda mungkin mengalami sakit mata, penglihatan kabur, gatal, dan kemerahan.

Mata kering disebabkan oleh penurunan produksi air mata. Menopause, obat-obatan seperti antihistamin, dan penyakit yang mempengaruhi produksi air mata, seperti sindrom Sjogren, rheumatoid arthritis, dan penyakit pembuluh darah kolagen dapat memperburuk kondisi mata kering. Kondisi kelopak mata yang tidak mau menutup juga bisa memperburuk kondisi mata akibat kurang tidur.

4. Apnea Tidur Dan Mata

Apnea tidur atau sleep apnea adalah gangguan tidur yang serius di mana pernapasan sering terhenti saat tidur. Akibatnya, organ tubuh, terutama otak, mungkin tidak mendapat cukup oksigen, dan kualitas tidur menjadi buruk, yang bisa membuat penderita merasa lelah keesokan harinya.

Menurut para ahli, mereka yang mengalami sleep apnea dapat mengalami peradangan pada pembuluh darah mata atau Ischemic Optic Neuropathy (AION) yang pada akhirnya dapat menyebabkan hilangnya kebutaan.

5. Mata Merah

Kurang tidur bisa mengurangi oksigen yang tersedia untuk mata. Ini bisa menyebabkan pembuluh darah membesar dan membuatnya tampak merah.

Bagaimana Cara Mengatasi Masalah Mata Akibat Kurang Tidur

Bagaimana Cara Mengatasi Masalah Mata Akibat Kurang Tidur

Untuk mengatasi masalah mata kurang tidur, Anda bisa mengompres mata dengan air dingin atau mentimun. Jika mata Anda terasa kering, gunakan air mata buatan untuk mengurangi gejala. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan tidur yang cukup setiap hari. Selain durasi, kualitas tidur juga penting untuk diperhatikan.

Kualitas tidur yang baik dapat dicapai jika Anda tertidur kurang dari 30 menit, bangun tidak lebih dari sekali di malam hari, dan mendapatkan setidaknya 85% waktu Anda tidur di tempat tidur.

Dengan kualitas dan kuantitas tidur yang baik, Anda tidak hanya menjaga kesehatan mata, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Jika Anda sering memakai lensa kontak setiap hari, pastikan Anda melepasnya sebelum tidur untuk mengurangi risiko infeksi mata dari bakteri pada lensa kontak. Dalam kedua kasus tersebut, jangan pernah memakai kontak lebih lama dari petunjuk yang disarankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *