Mata Tidak Fokus Bisa Menjadi Tanda Ada Penyakit Mata

Mata tidak fokus, Seiring bertambahnya usia, sejumlah fungsi organ akan mulai menurun, termasuk mata. Munculnya gangguan mata tidak fokus atau masalah dengan kemampuan melihat seringkali dikaitkan dengan mata lelah. Namun perlu Anda ketahui, ini juga bisa menjadi tanda penyakit mata, contohnya presbiopia.

Presbiopia atau yang biasa disebut dengan mata tua disebabkan oleh daya tampung lensa mata yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Akibatnya, lensa mata tidak dapat memfokuskan cahaya pada titik kuning dengan baik. Itu membuat mata tidak bisa melihat jauh atau dekat. Lantas, apa saja tanda-tanda seseorang mengidap presbiopi ?

Tanda Presbiopi Yang Perlu Anda Ketahui

Tanda Presbiopi Yang Perlu Anda Ketahui

Salah satu penyebab seseorang mengalami gangguan penglihatan presbiopi adalah usia lanjut. Umumnya kondisi ini baru disadari dan gejalanya mulai muncul saat penderitanya berusia 40 tahun. Seseorang akan menyadari bahwa dirinya mengidap presbiopia ketika membaca buku atau koran harus menjauhkan diri untuk membacanya.

Penyakit mata yang sudah lama ini tidak dapat dicegah, karena merupakan salah satu efek dari penuaan. Faktanya, seseorang yang belum pernah mengalami masalah penglihatan sebelumnya bisa mengalaminya. Ada berbagai tanda yang bisa menjadi gejala masalah penglihatan presbiopia, di antaranya:

1. Sulit Dibaca

Salah satu tanda seseorang mengalami presbiopia adalah kesulitan membaca buku atau menulis. Agar dapat melihat lebih jelas, penderita presbiopia memiliki kecenderungan untuk menahan bacaan buku lebih jauh agar bisa melihat huruf sehingga lebih mudah dibaca.

2. Visi Menjadi Kabur

Penglihatan menjadi kabur saat seseorang menderita presbiopia. Ketika Anda mencoba melihat objek dalam jarak dekat atau ingin membaca dari jarak normal, maka seketika itu juga penglihatan Anda menjadi sangat kabur dan Anda tidak bisa fokus sama sekali. Kondisi ini akan sulit diatasi.

3. Menyipitkan Mata Saat Membaca

Jika Anda menyipitkan mata saat membaca, Anda mungkin mengalami presbiopia. Jika hal ini sering terjadi dan Anda merasa tidak dapat melihat objek apa pun dengan jelas tanpa menyipitkan mata, periksakan mata Anda ke dokter untuk menghindari masalah mata yang lebih serius sejak dini.

4. Perlu Lebih Banyak Penerangan Saat Membaca

Saat membaca atau melihat suatu objek, penderita presbiopia cenderung membutuhkan lebih banyak pencahayaan. Pencahayaan memang penting saat membaca, namun akan berbeda dengan pencahayaan yang dibutuhkan oleh penderita presbiopia. Orang dengan tunanetra presbiopik akan membutuhkan kondisi pencahayaan yang lebih terang dari orang biasa.

5. Sakit Kepala

Orang dengan presbiopia juga biasanya mengalami sakit kepala yang diikuti dengan kondisi mata yang tegang. Hal ini dikarenakan kemampuan mata untuk melihat objek dalam jarak dekat sudah sangat berkurang, sehingga membuat mata berusaha lebih keras untuk melihat objek. Akhirnya saraf di mata menjadi lelah, dan membuat kepala dan mata menjadi tegang. Jika sudah merasakan hal ini, ada baiknya berdiskusi dengan dokter.

Baca juga :   Salep Gentamicin Untuk Mata Dapat Mencegah Pertumbuhan Bakteri

Bagi penderita faktor risiko penyakit mata, pemeriksaan mata harus lebih sering dilakukan agar kondisinya dapat terdeteksi dengan cepat. Dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin, yaitu untuk seseorang yang berusia di bawah 40 tahun harus memeriksakan diri setiap 5-10 tahun, kemudian 40-54 tahun setiap 2-4 tahun, selama 55-64 tahun setiap 1-3 tahun, dan 65 tahun ke atas. setiap 1-2 tahun. Inilah tanda-tanda seseorang mengidap presbiopia.

Mata Tidak Fokus Dan Pusing

Penglihatan kabur atau mata tidak fokus bisa terjadi ketika mata Anda kehilangan kemampuan untuk melihat objek dengan jelas. Meski kondisi ini terkadang diremehkan, penglihatan kabur sebenarnya bisa mengindikasikan penyakit atau masalah kesehatan lain yang lebih serius.

Mata Tidak Fokus Dan Pusing

Apa penyebab mata kabur dan penglihatan tidak fokus dan Pusing? Lalu, bagaimana cara mengatasi mata tidak fokus? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Penyebab Dibalik Mata Kabur?

Penglihatan kabur bisa disebabkan oleh berbagai kondisi kesehatan. Penglihatan kabur bisa terjadi di satu mata atau kedua mata.

Terkadang gejala mata kabur disertai gejala lain, seperti sakit kepala tiba-tiba atau pusing. Untuk itu, konsultasikan dengan dokter untuk perubahan penglihatan dan pusing yang terjadi pada Anda, terutama jika terjadi secara tiba-tiba.

Nah, berikut berbagai penyebab mata kabur dan berbayang, mulai dari yang ringan hingga parah:

1. Gangguan Refraksi Mata

Gangguan refraksi mata merupakan penyebab paling umum dari masalah penglihatan di dunia, termasuk mata kabur. Kondisi ini yang terjadi pada saat ketika cahaya yang masuk ke mata tidak dapat fokus pada retina. Akibatnya obyek atau obyek yang Anda lihat akan tampak buram.

Ada berbagai macam jenis kelainan refraksi mata, yaitu:

  • Rabun dekat (hypermetropy): menyebabkan penglihatan kabur saat melihat benda yang dekat, seperti saat membaca buku atau menggunakan komputer.
  • Rabun jauh (miopia): Dapat menyebabkan penglihatan anda menjadi kabur saat melihat objek dari kejauhan, seperti pada saat anda menonton TV atau mengemudi.
  • Astigmatisme: Yang dapat menyebabkan penglihatan ganda saat melihat objek dari dekat atau jauh.
  • Presbiopia: terjadi pada orang berusia 40 tahun ke atas yang mengalami penglihatan kabur dekat, kondisi ini berhubungan dengan bertambahnya usia.

2. Infeksi Mata

Infeksi mata bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satu yang cukup umum adalah konjungtivitis, yaitu saat konjungtiva mata terinfeksi virus, bakteri, atau alergen.

Kondisi ini menyebabkan mata menjadi merah, gatal, berair, dan mempengaruhi penglihatan sehingga benda yang dilihat tampak buram. Konjungtivitis dapat disebabkan oleh flu musiman, tertular orang lain yang terinfeksi, atau paparan zat yang memicu alergi.

Baca juga :   Bulu Mata Palsu Agar Bulu Mata Terlihat Lebih Panjang Dan Tebal

Lihat juga : Gejala Penyakit Mata Yang Akan Memperburuk Fungsi Penglihatan

Selain itu, infeksi mata juga bisa terjadi akibat penggunaan lensa kontak yang tidak tepat.

3. Katarak

Katarak juga bisa menyebabkan penglihatan kabur dan pusing. Katarak adalah suatu kondisi ketika terdapat bercak atau noda seperti kabut pada lensa mata.

Mata yang terkena katarak menyebabkan penglihatan menjadi kabur dan kabur. Terkadang objek yang terlihat akan tampak berbayang, atau disebut juga dengan penglihatan ganda.

Kondisi ini umumnya disebabkan oleh usia lanjut. Namun penyakit tertentu seperti diabetes juga bisa memicu katarak.

4. Glaukoma

Glaukoma merupakan penyakit mata yang terjadi bila terjadi kerusakan pada saraf optik. Ada dua bentuk glaukoma yang paling sering terjadi, yaitu glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup.

Penderita glaukoma biasanya tidak merasakan gejala apapun pada tahap awal penyakitnya. Gejala seperti mata kabur bisa muncul secara tiba-tiba. Penyakit ini juga bisa disertai gejala lain, seperti pusing, sakit kepala, sakit mata, mual, dan muntah.

5. Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang mempengaruhi kemampuan insulin untuk mengontrol kadar gula dalam tubuh. Penderita diabetes memiliki kadar gula dalam darahnya yang tinggi, sehingga hal ini dapat berdampak pada berbagai gangguan kesehatan, termasuk penglihatan.

Menurut American Academy of Ophthalmology, salah satu gangguan mata paling umum yang mempengaruhi penderita diabetes adalah retinopati diabetik. Kadar gula darah yang tinggi menyebabkan kerusakan pada retina (bagian belakang mata). Tahap akhir dari retinopati diabetik, yang dikenal sebagai edema makula, dapat menyebabkan penglihatan kabur.

Selain retinopati diabetik, kelainan mata lain yang menyebabkan mata kabur pada penderita diabetes adalah edema makula, katarak, dan glaukoma. Keempat kelainan mata ini dapat mempengaruhi kualitas penglihatan, sehingga timbul gejala mata kabur.

6. Tekanan Darah Terlalu Tinggi Atau Rendah

Tekanan darah yang tidak normal juga dapat menyebabkan kondisi mata kabur. Tekanan darah dikatakan rendah jika angkanya turun di bawah 90/60 mmHg, sedangkan tekanan darah tinggi atau hipertensi berada pada kisaran 130/80 mmHg.

Penyebab tekanan darah tinggi dan rendah bisa bermacam-macam, mulai dari pola makan yang tidak sehat, aktivitas fisik, pendarahan, hingga konsumsi obat-obatan tertentu. Tekanan darah rendah menimbulkan berbagai gejala mulai dari sakit kepala, penglihatan kabur, mual, lemas, konsentrasi menurun, bahkan sampai pingsan.

7. Migrain

Migrain adalah sakit kepala yang akan terjadi di satu sisi kepala saja. Migrain memiliki beberapa gejala berbeda tergantung pada stadiumnya. Ketika serangan utama sakit kepala satu sisi ini memuncak, penglihatan kabur bisa terjadi. Gejala lain yang muncul adalah kurang nafsu makan dan meningkatnya kepekaan terhadap cahaya, suara, atau bau.

Baca juga :   Apakah Mata Minus Bisa Sembuh Agar Tidak Semakin Parah

Pemicu terjadinya migrain pun bermacam-macam, mulai dari makanan tinggi natrium, minuman beralkohol dan tinggi kafein, stres, efek pengobatan, hingga dengan pola tidur.

8. Cedera Leher

Cedera padaleher atau whiplash dapat terjadi dalam kecelakaan mobil, atau olahraga yang melibatkan kontak fisik (sepak bola, karate, tinju, dll.), Jatuh dari sepeda, atau benda jatuh keatas kepala yang menyebabkan kepala tersentak ke belakang.

Kondisi ini akan menyebabkan cedera pada ligamen, otot, tulang dan persendian. Sekitar 24 jam setelah kejadian, biasanya akan timbul beberapa gejala sakit kepala terutama di bagian punggung, penglihatan kabur, dan leher kaku.

9. Kondisi Saraf Dan Pembuluh Darah

Berbagai kondisi saraf dan pembuluh darah dapat menyebabkan penglihatan kabur dan sakit kepala.

10. Degenerasi Makula

Makula adalah pusat retina di bagian belakang mata Anda. Itu yang memungkinkan Anda melihat detail, warna, dan objek tepat di depan Anda. Degenerasi makula mata menyebabkan penglihatan sentral menjadi kabur.

11. Detasemen Retina

Retina yang terlepas adalah keadaan darurat medis yang terjadi akan dapat menyebabkan mata kabur secara tiba-tiba. Ini juga dapat menyebabkan gejala lain, seperti berkedip dan mengapung, serta kebutaan mendadak.

Ablasio retina dapat terjadi akibat cedera pada retina, serta penumpukan cairan di bawah retina.

Bagaimana Cara Merawat Dan Mencegah Mata Kabur?

Jika Anda memiliki keluhan mata kabur, segera konsultasikan ke dokter mata untuk mendapatkan diagnosis penyebab kondisi Anda.

Bagaimana Cara Merawat Dan Mencegah Mata Kabur

Dengan mengetahui penyebab pasti gangguan penglihatan yang Anda alami, pengobatan yang diberikan tentunya dapat mengobati penyakit atau gangguan yang Anda alami dengan tepat sasaran.

Misalnya, jika mata Anda yang kabur disebabkan oleh kelainan refraksi, dokter Anda akan melakukan pemeriksaan ketajaman mata Anda. Setelah itu, Anda akan diberikan resep kacamata yang sesuai dengan kondisi mata Anda.

Jika mata Anda yang kabur dipicu oleh penyakit kronis seperti diabetes, Anda tentunya harus mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter untuk mengontrol kadar gula dalam tubuh Anda. Ini akan mengontrol gejala diabetes, termasuk penglihatan kabur.

Lalu, adakah cara agar mata tidak buram?  Satu-satunya cara yang mungkin bisa Anda lakukan adalah dengan menjaga kesehatan mata. Beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kualitas penglihatan Anda adalah:

  • Lakukan pemeriksaan mata secara teratur
  • Jalani pola makan yang sehat dan bergizi seimbang
  • Pahami riwayat kesehatan mata keluarga Anda
  • Kenakan kacamata hitam anti radiasi yang menghalangi sinar UV
  • Hindari merokok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.