Tingkatan Mata Minus Yang Masih Terendah Hingga Serius

Penderita mata minus sudah tak terhitung banyak jumlahnya. Dari minus terendah hingga minus tertinggi. Mata minus disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari faktor keturunan, kebiasaan membaca, terlalu sering menonton televisi dan gadget dalam jarak dekat, hingga jarang melakukan aktivitas di luar ruangan.

Level mata minus dibagi menjadi beberapa level, level ini ditunjukkan dengan ukuran dioptri. Minus yang masih terendah adalah 0,5 D, semakin tinggi dioptrinya, maka semakin buruk minusnya. Minusnya dikatakan berat jika lebih dari 6D.

tingkatan mata minus

Ciri-Ciri Mata Minus 1

Mata minus merupakan kelainan mata yang paling sering terjadi di masyarakat.

Pada orang normal, cahaya jatuh ke retina sehingga mata bisa melihat dengan jelas. Namun, pada mata minus, cahaya jatuh di depan retina sehingga membuat mata menjadi kabur saat melihat benda yang jauh.

Ciri-Ciri Mata Minus

tingkatan mata minus

Ciri yang paling umum dari mata minus adalah kesulitan melihat benda yang berjarak beberapa meter. Namun selain itu, ada beberapa ciri lain yang harus Anda ketahui, seperti:

Mata Sering Lelah

Baca juga :   Penyebab Kantung Mata Hitam Dan Cara Mengatasinya

Ciri paling awal mata minus biasanya ditandai dengan semakin seringnya mata lelah.

Sering Membawa Benda Yang Ingin Dilihat

Jika Anda sering membawa benda lebih dekat untuk dilihat, artinya Anda memiliki salah satu ciri mata minus.

Sering Menyipitkan Mata

Ciri mata minus berikutnya adalah kondisi sering menyipitkan mata saat melihat benda jauh.

Kondisi ini dilakukan karena ingin memperjelas tampilan objek tertentu.

Seringkali Tidak Sadar Akan Benda Yang Jauh

Kondisi mata minus juga kerap membuat penderitanya sering tidak sadar akan keberadaan benda tertentu yang berada jauh.

Jika Anda memiliki mata minus, Anda hanya akan menyadari keberadaan objek tersebut saat Anda semakin dekat dengan objek tersebut.

Sakit Kepala

Jika Anda memiliki mata minus, Anda akan lebih sering mengalami sakit kepala. Apalagi saat Anda melakukan aktivitas yang membuat mata lelah. Seperti membaca, menonton film atau TV, memainkan perangkat terlalu lama.

Ciri-Ciri Mata Minus Pada Anak-Anak

Mata minus pertama kali terdeteksi selama masa kanak-kanak dan biasanya didiagnosis antara tahun-tahun sekolah awal dan remaja.

Baca juga :   Mengapa Mata Mengantuk Tapi Tidak Bisa Tidur? Atasi Dengan Cara

Anak mata minus biasanya memiliki ciri-ciri, seperti:

  • Menonton televisi terlalu dekat
  • Berkedip sering
  • Gosok mata Anda sesering mungkin
  • Seringkali tidak menyadari objek yang jauh
  • Selalu menyipitkan mata saat melihat sesuatu.

Minus Berapa Yang Harus Pakai Kacamata

Minus Berapa Yang Harus Pakai Kacamata

 

 

Salah satu masalah kesehatan mata yang cukup banyak diderita banyak orang, terutama anak-anak, remaja, atau dewasa muda adalah miopia atau rabun jauh. Penyebab banyaknya penderita rabun jauh adalah seringnya membaca tidak sehat dan penggunaan gadget yang berlebihan.

Kondisi rabun jauh ini membuat penderitanya kesulitan untuk melihat benda dari jarak yang jauh. Hanya saja sebagian orang yang setelah diperiksa matanya mengalami minus masih sedikit malas memakai kacamata karena merasa tidak perlu menggunakannya. Sebenarnya apa sih minusnya yaitu perlu sedikit memakai kacamata?

Pakar kesehatan mengatakan meski masih ada beberapa minus, ada baiknya jika kacamata tetap digunakan untuk mengoptimalkan jarak pandang. Misalnya, saat kita berkendara, tentu ada risiko jika kita kesulitan melihat kendaraan lain dari jarak jauh.

Baca juga :   Cara Kerja Kacamata Yang Lebih Praktis Dan Nyaman Digunakan

Efek lain jika kita tidak memakai kacamata karena memiliki beberapa minus adalah konsekuensi jangka panjang dari ini. Misal, jika anak tidak memakai kacamata dikhawatirkan akan kesulitan melihat penjelasan di papan tulis yang tentunya akan membuat mereka sulit menyerap ilmu.

Banyak orang mengatakan bahwa memakai kacamata akan membuat minus bertambah. Padahal, para ahli kesehatan menyebut anggapan ini hanya mitos belaka. Mengenakan kacamata dapat membantu orang dengan rabun jauh untuk melihat dengan lebih jelas, bukan memperburuk keadaan. Jika kita kurang percaya diri dengan kacamata, pilihlah frame yang menarik dan nyaman digunakan sehingga justru bisa membuat penampilan Anda lebih baik.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *