Tips Menghindari Cedera Saat Melakukan Fitness Di Gym

Cedera olahraga dapat terjadi pada siapa saja, terlepas dari pengalaman atau tingkat kebugarannya. Meski begitu, ada beberapa tips menghindari cedera saat melakukan fitness, seperti pemanasan hingga pemilihan pakaian olahraga yang tepat. Namun, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu mengenai cedera olahraga yang sering terjadi agar Anda bisa lebih waspada saat berolahraga.

Cedera Olahraga Umum

Orang sering terluka saat melakukan aktivitas fisik yang tinggi. Berikut ini adalah beberapa jenis cedera olahraga yang umum terjadi saat fitness di gym atau di rumah:

  • Otot yang ditarik
  • Kaki/tangan terkilir
  • Cedera bahu
  • Cedera lutut
  • Cedera tulang kering
  • Tendinitis
  • Patah

Tips Mencegah Cedera Saat Berolahraga

Tips Menghindari Cedera Saat Melakukan Fitness

Tentu membuat tubuh terluka adalah hal yang tidak diinginkan oleh siapa pun. Karena itulah, memperhatikan langkah – langkah sederhana ini setidaknya bisa membantu Anda mencegah cedera saat berolahraga.

1. Lakukan Pemanasan Dan Pendinginan

Setiap melakukan aktivitas fisik apapun, terutama yang berhubungan dengan olahraga, pastikan selalu diawali dengan pemanasan dan diakhiri dengan pendinginan. Pemanasan membantu tubuh Anda bersiap untuk berolahraga.

Pemanasan secara bertahap dapat meningkatkan detak jantung, mengendurkan otot dan persendian agar lebih lentur, serta memperlancar peredaran darah sehingga otot menjadi lebih kuat.

2. Peregangan Otot

Lakukan peregangan sebelum dan sesudah berolahraga. Cara ini akan membantu otot untuk berkontraksi dan lebih siap digunakan saat berolahraga sehingga risiko cedera akan berkurang. Regangkan otot selama sekitar 20 detik dengan setiap gerakan.

Baca juga :   Cara Merawat Rambut Rusak Agar Kembali Sehat Dan Ternutrisi

3. Jangan Memaksakan Diri

Saat Anda baru memulai rutinitas olahraga atau memulai program olahraga baru, mulailah dengan langkah ringan dan lambat. Kemudian, secara bertahap Anda bisa meningkatkan intensitas, durasi, dan frekuensinya sesuai dengan kemampuan Anda sendiri. Jangan memaksakan diri terlalu keras.

4. Cross-Train

Variasikan latihan Anda dengan bergantian melatih otot – otot tubuh yang berbeda. Jangan terlalu sering menggunakan satu set otot pada saat olahraga secara terus menerus. Mengulangi gerakan otot yang sama sering dapat menyebabkan cedera yang berlebihan dan berulang seperti cedera tulang kering dan tendinitis.

5. Pilih Peralatan Dan Pakaian Olahraga Yang tepat

Kenakan peralatan yang tepat untuk latihan Anda. Jika Anda seorang pelari, kenakan sepasang sepatu lari yang pas. Jika Anda seorang pengendara sepeda, selalu gunakan helm dan pelindung lutut dan siku untuk keselamatan. Jika perlu, gunakan pelindung lain seperti pelindung mulut, wajah dan siku, serta pelindung tulang kering.

6. Sesuaikan Latihan Dengan Kondisi Anda

Sesuaikan olahraga yang dilakukan dengan kondisi kesehatan Anda. Jangan memaksakan diri untuk tetap berolahraga saat sudah merasakan sakit atau nyeri. Jika Anda memang mengalami cedera olahraga, pastikan Anda masuk rehabilitasi atau mendapatkan perawatan yang tepat sebelum kembali beraktivitas fisik.

Baca juga :   Di Dalam Hati Karbohidrat Disimpan Dalam Bentuk

7. Jangan Memaksakan Kondisi

Beberapa orang yang berambisi untuk mendapatkan tubuh yang besar dan berotot sering menikmati rasa sakit dan nyeri sebagai tanda bahwa otot mereka sedang tumbuh dan berkembang. Sayangnya, jika berlebihan, akan ada risiko cedera yang justru bisa membahayakan tubuh Anda. Jika Anda merasa sakit, Anda mungkin mengalami cedera. Maka hentikan latihan Anda, dan istirahatlah selama satu atau dua hari.

8. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Minumlah banyak air sebelum, selama, dan setelah Anda berolahraga. Sebelum berolahraga, minumlah sekitar 2-3 gelas air putih sekitar 2 atau 3 jam sebelum berolahraga. Perhatikan juga asupan snack atau makanan ringan setiap 2-3 jam sekali untuk menjaga sumber bahan bakar bagi Anda untuk berolahraga.

9. Berolahraga Didampingi Pelatih

Sebelum memulai latihan beban atau olahraga, pastikan untuk selalu mempelajari teknik dan aturan yang tepat dari seorang pelatih. Dia bisa mengajari Anda cara melakukan latihan dengan benar. Dengan begitu, risiko cedera bisa diminimalkan.

10. Beristirahatlah

Jangan memaksakan diri terlalu keras untuk berolahraga. Setidaknya, gunakan 1-2 hari dalam seminggu untuk istirahat. Istirahat dapat memberi kesempatan pada tubuh Anda untuk memulihkan otot yang biasa Anda latih. Hal ini juga penting dalam membantu mencegah cedera.

Baca juga :   Cara Merawat Rambut Smoothing Agar Bertahan Lebih Lama

Tips Sebelum Memulai Latihan

Setelah mengetahui tips menghindari cedera saat melakukan fitness di gym , jangan lupa untuk menyesuaikan Peralatan fitness sebelum memulai.

  • Sesuaikan mesin dengan tubuh Anda.
  • Mulai dari yang kecil dulu, dan bangun perlahan.
  • Jangan hanya fokus pada satu kelompok otot saja.
  • Selalu periksa catatan kebugaran Anda untuk memantau kemajuan latihan Anda.

Berikut poin – poin yang tidak kalah pentingnya untuk mencapai tujuan fitnes Anda, yaitu:

  • Minumlah segelas besar air sekitar 30 menit sebelum berolahraga.
  • Ambil botol air olahraga dan letakkan di tempat yang mudah dijangkau selama berolahraga.
  • Lakukan peregangan sebelum dan sesudah berolahraga. Anda bisa menggunakan foam roller atau massager untuk mengendurkan otot yang tegang.
  • Usahakan untuk tidak makan 1 jam sebelum berolahraga, dan konsumsi protein shake atau camilan berprotein tepat setelah berolahraga. Tujuannya untuk membantu regenerasi otot dan membuat Anda kenyang.

Itulah beberapa hal penting yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadinya cedera. Meskipun sebagian besar cedera latihan dapat disembuhkan seperti sebelumnya, ada baiknya untuk mencegahnya sebelum Anda harus merawatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.