Alat Pembersih Udara Yang Cukup Efektif Untuk Mengubah Udara

Debu dan asap di ruang terbuka atau jalanan bukan satu – satunya sumber polusi udara. Partikel polusi udara juga bisa berasal dari dalam ruangan, dan ternyata hal ini lebih berbahaya bagi kesehatan dari pada polusi dari luar. Sebuah studi yang dilakukan oleh The US Environmental Protection Agency atau EPA menunjukkan bahwa polusi udara dalam ruangan juga berperan dalam terjadinya masalah kesehatan maka anda dapat menggunakan alat pembersih udara.

Studi tersebut menemukan bahwa 1 dari 13 anak sekolah menderita asma yang dipicu oleh alergen dalam ruangan, seperti debu, jamur, dan tungau. Tak hanya itu, polutan yang tinggi di dalam ruangan juga dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan pernapasan, sakit kepala, bahkan meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

Kegunaan Air Purifier Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Kegunaan Air Purifier Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Penggunaan alat pembersih udara dapat membantu mengurangi polusi udara dalam ruangan. Alat ini dilengkapi dengan kipas dan filter yang cukup efektif untuk mengubah udara ruangan yang kotor menjadi lebih bersih dengan cara menghisap, kemudian menyaring udara di dalam ruangan.

Baca juga :   Manfaat Kencur Untuk Mengobati Berbagai Macam Penyakit

Ternyata, selain mencegah polusi udara dalam ruangan, masih banyak manfaat kesehatan lainnya dari pembersih udara. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Melindungi Dari Alergen

Alat ini bisa digunakan untuk melindungi tubuh dari pemicu alergi, tapi bukan sebagai obat. Meski demikian, alergi harus disembuhkan dengan menghindari pemicunya, namun untuk kondisi ini, pembersih udara hanya digunakan untuk orang yang memiliki alergi debu dan bulu.

2. Mengurangi Pemicu Asma

Siapa sangka, ternyata rumah adalah pemicu asma yang paling umum. Pemicu tersebut dapat berupa sel kulit kering, kotoran, debu, karbon monoksida, pembersih rumah tangga, semprotan pengharum ruangan, asap dari masakan, produk cat, kosmetik, parfum, dan hairspray.

Selain itu, mungkin juga terdapat jamur atau spora kecoa, yang keduanya merupakan pemicu serangan asma. Jika tidak dikeluarkan dari udara, partikel zat ini dapat terhirup dan menyebabkan mengi di antara gejala asma lainnya.

Baca juga :   Radiografer Yang Berpeluang Mudah Untuk Mendapat Pekerjaan

Pasalnya, partikel kecil di udara dapat menyebabkan kerusakan terparah bagi penderita asma. Oleh karena itu, menggunakan pembersih udara yang secara khusus menghilangkan kotoran mikroskopis sangat ideal untuk membantu meringankan gejala asma.

3. Mencegah Penyakit Paru – Paru Dengan Menangkap Asap Rokok

Menghirup asap tembakau dapat menyebabkan perkembangan penyakit paru obstruktif kronik serta penyakit jantung. Efek samping lain dari tembakau atau asap rokok termasuk infeksi telinga, asma, pneumonia, dan bronkitis.

Asap rokok juga sama berbahayanya terutama bagi anak – anak karena paru – paru mereka masih berkembang dan tingkat pernapasan mereka lebih tinggi daripada orang dewasa. Sementara itu, lansia berisiko lebih tinggi terkena demensia jika terpapar asap rokok.

Penggunaan air purifier disinyalir dapat membantu menghilangkan asap rokok yang mengendap di dalam ruangan dengan menggunakan filter HEPA dan karbon aktif. Filter semacam itu dapat menghilangkan partikel pada 0,3 mikron dan asap rokok dapat berkisar dari 4 hingga 0,01 mikron, yang berarti bahwa sebagian besar asap rokok atau tembakau dapat ditarik ke dalam alat pembersih di mana ia akan terperangkap.

Baca juga :   Mata Berkaca Kaca Juga Dapat Menyebabkan Komplikasi Yang Serius

4. Menghilangkan Gas Radon Sebagai Pemicu Kanker Paru – paru

Menghirup gas tertentu sebenarnya dapat menyebabkan perkembangan kanker paru – paru. Gas radon, misalnya, dihasilkan dari kombinasi alami uranium di tanah, batu, dan air. Gas ini dapat ditemukan di rumah, kantor, dan sekolah ketika masuk melalui retakan di lantai dan dinding, sambungan konstruksi atau celah di sekitar pipa servis, kabel listrik, dan lubang pembuangan.

Setiap orang berisiko terkontaminasi oleh gas radon, tetapi jika kadar gas radon terlalu tinggi, akibatnya bisa mematikan. Faktanya, 15.000 hingga 22.000 kematian akibat kanker paru – paru terkait dengan gas radon setiap tahun.

Berbagai gangguan kesehatan akibat polusi udara memang berbahaya. Jadi, jika Anda merasakan gejalanya, segera mintalah pengobatan ke dokter agar dapat melakukan pengobatan yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.