Jenis Salep Mata Tergantung Dengan Penyebabnya

Salep mata untuk infeksi bakteri biasanya mengandung antibiotik ciprofloxacin, gentamicin, atau erythromicin. Sedangkan salep mata untuk infeksi virus mengandung asiklovir.

Saat mengalami sakit mata, obat yang paling sering digunakan adalah yang tersedia dalam bentuk obat tetes mata. Namun pada kondisi tertentu seperti pada bintitan atau infeksi bakteri lain pada mata anda, salep mata dinilai lebih efektif dalam menyembuhkannya.

Salep mata tersedia dalam berbagai merek. Beberapa dapat dibeli tanpa resep atau memerlukan resep dokter. Berikut penjelasan lebih lanjut tentang salep mata mulai dari indikasi, jenis, hingga cara pemakaiannya.

Jenis Salep Mata

Jenis Salep Mata

Salep mata dapat digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Selain itu, kondisi mata kering juga bisa ditangani dengan cara ini. Ketiganya membutuhkan jenis salep mata yang berbeda.

1. Salep Mata Untuk Infeksi Bakteri

Contoh paling umum dari penyakit mata yang disebabkan oleh infeksi bakteri adalah bintit. Selain itu, keratitis, konjungtivitis, dan blepharitis juga bisa terjadi pada mata anda yang di akibat infeksi bakteri.

Berikut ini adalah contoh salep mata yang biasa digunakan untuk mengatasi kondisi tersebut.

  • Ciprofloxacin. Antibiotik kuinolon jenis ini aman digunakan pada anak di atas usia 2 tahun.
  • Gentamisin. Antibiotik ini adalah pilihan biasa untuk pengobatan blepharitis, konjungtivitis, dan infeksi mata lainnya.
  • Eritromisin. Antibiotik makrolida biasanya digunakan untuk mengobati konjungtivitis.
  • Bacitracin. Obat ini merupakan antibiotik polipeptida dan hanya dapat digunakan untuk mengobati infeksi mata pada orang dewasa.
  • Polymyxin B-neomycin-bacitracin. Obat ini merupakan kombinasi antibiotik yang digunakan untuk mengobati konjungtivitis, keratitis, dan blepharitis pada orang dewasa.
  • Polymyxin B-bacitracin. Obat ini merupakan kombinasi antibiotik untuk mengatasi infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri.
  • Tobramycin. Obat ini yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi pada mata anda yang disebabkan oleh bakteri.

2. Salep Mata Untuk Infeksi Virus

Infeksi mata yang sering disebabkan oleh virus, tidak dapat disembuhkan dengan salep mata antibiotik. Untuk kondisi ini, biasanya dokter akan meresepkan salep mata dengan kandungan antivirus seperti asiklovir.

3. Salep Mata Untuk Mata Kering

Mata kering bisa menimbulkan gejala seperti perih, kemerahan pada mata, sekaligus memicu terbentuknya kotoran. Untuk mengatasi kondisi ini, obat tetes mata biasanya lebih sering digunakan. Namun, beberapa salep mata juga bisa menjadi pilihan.

Salep mata yang digunakan untuk mengobati mata kering tidak mengandung obat-obatan seperti antibiotik atau antivirus. Salep ini biasanya mengandung pelumas atau pelumas mata berupa mineral oil atau white petroleum.

Cara Menggunakan Salep Mata

Baca juga :   Yuk Kenali Ragam Buah Yang Sehat Untuk Mata Disekitar Kita

Cara Menggunakan Salep Mata

Mengoleskan salep ke bola mata atau bagian dalam kelopak mata bisa jadi sulit bagi sebagian orang. Jika Anda salah melakukannya, salep mungkin tidak sepenuhnya terserap ke area yang terkena dan penyembuhannya akan terhambat.

Oleh karena itu, coba ikuti cara menggunakan salep mata yang benar, di bawah ini.

  • Sebelum menangani wadah salep mata, cuci tangan terlebih dahulu hingga bersih.
  • Pegang wadah salep dengan satu tangan. Kehangatan dari tangan Anda akan membantu salep bekerja lebih lancar dan lebih mudah keluar dari wadah.
  • Angkat kepala Anda, dengan mata tetap menghadap langit-langit. Posisi ini perlu dilakukan agar salep tidak menetes ke hidung saat dioleskan.
  • Dekatkan ujung wadah salep ke mata Anda.
  • Tarik kelopak mata bawah ke dalam kantung kecil.
  • Peras wadah dengan lembut sampai salep keluar sebesar sebutir beras.
  • Arahkan salep ke kelopak mata bagian bawah yang ditarik
  • Setelah salep tertampung di kelopak mata, tutup mata selama kurang lebih satu menit agar salep bisa diserap oleh bagian mata yang lain.
  • Selama proses berlangsung, angkat kepala Anda, sambil menatap langit-langit.
  • Jangan gunakan salep dengan tangan untuk menghindari kontaminasi bakteri.
  • Setelah selesai, cuci kembali tangan Anda hingga bersih.

Setelah menggunakan salep mata, penglihatan Anda mungkin tampak sedikit kabur. Tetapi ini adalah efek samping yang normal. Penglihatan akan kembali jernih beberapa saat setelah salep digunakan.

Jika ada sisa salep di sekitar kelopak mata atau bulu mata, bersihkan dengan lembut menggunakan tisu, agar tidak membuat mata Anda terasa lengket. Pastikan Anda juga menyimpan salep di tempat yang bersih dan jangan biarkan ujung kemasan bersentuhan dengan apapun.

Lamanya penggunaan salep mata akan berbeda-beda tergantung kondisi mata Anda. Ikuti instruksi pada kemasan dengan benar, tanpa menambah atau mengurangi dosis salep.

Jika iritasi mata tidak kunjung sembuh meski sudah menggunakan salep mata, konsultasikan kembali dengan spesialis mata (Sp.M).

Salep Mata Bengkak Bernanah

Obat mata bengkak bisa bermacam-macam, tergantung penyebabnya. Sebab, ada penyakit mata yang membutuhkan pengobatan antibiotik. Namun, beberapa tidak membutuhkannya. Jika salah memberikan perawatan, akan sulit untuk mengobati mata yang bengkak. Bengkak pada mata bisa bermacam-macam, tergantung penyebabnya.

Misalnya, mata bengkak yang disebabkan oleh infeksi bakteri mungkin memerlukan antibiotik untuk mereda. Sedangkan bila mata Anda bengkak karena menangis, tentunya tidak perlu obat.

Salep Mata Bengkak Bernanah

Jenis Obat Mata Bengkak Menurut Penyebabnya

Berikut ini adalah pilihan obat mata bengkak yang bisa Anda coba sesuai penyebabnya.

1. Bintitan

Bintit adalah salah satu penyebab paling umum dari mata bengkak. Kondisi ini bisa timbul karena adanya infeksi ringan pada kelopak mata. Pada kondisi bintit, tampak benjolan berisi nanah.

Baca juga :   Cream Penghilang Mata Panda Di Apotik Yang Ampuh

Untuk obat mata bengkak yang disebabkan oleh kondisi ini adalah:
Kompres area mata dengan kompres hangat.

Jangan mengaplikasikan make-up di area mata hingga bintit benar-benar hilang. Bintit biasanya akan sembuh dalam hitungan minggu.

2. Terlalu Banyak Menangis

Menangis yang berlebihan juga dapat menyebabkan pembuluh darah kecil di mata dan kelopak mata anda menjadi rusak. Selain itu, saat kita menangis, cairan di sekitar mata akan berkurang drastis. Akibatnya, sebagai respons biologis, tubuh akan lebih banyak mengalirkan darah ke area mata, sehingga membuat mata anda terlihat bengkak.

Jika mata Anda bengkak karena terlalu banyak menangis, maka obat mata bengkak alami yang bisa Anda coba adalah:

  • Mengompres mata dengan kompres dingin
  • Mengangkat kepala agar air mata tidak keluar terlalu banyak
  • Minum banyak air.

3. Alergi

Jika mata Anda yang membengkak juga disertai rasa gatal, kemerahan, dan berair, ini bisa menjadi tanda alergi. Cara paling efektif untuk mengatasinya adalah dengan:

  • Hindari alergen.
  • Mengonsumsi antihistamin sebagai obat mata bengkak karena alergi.
  • Obat tetes mata untuk membantu mengurangi rasa gatal dan melembabkan mata Anda.
  • Jika gejalanya tidak kunjung hilang meski sudah diobati, segera hubungi dokter.

4. Konjungtivitis

Konjungtivitis bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, virus atau alergi yang kemudian memicu peradangan pada permukaan depan mata dan bagian dalam kelopak mata.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya banyak kotoran di sudut dan bulu mata atau yang biasa dikenal dengan belek. Mata dengan konjungtivitis biasanya berair.

Obat mata bengkak akibat kondisi ini tidak jauh berbeda dengan kondisi lain, yaitu:

  • Bersihkan kotoran di sekitar mata dengan kapas dan air hangat.
  • Selama masa penyembuhan, sebaiknya jangan menyentuh area mata

5. Karena Penggunaan Make up

Make up atau produk kecantikan lain yang masuk ke mata bisa menyebabkan iritasi. Dan jaringan di sekitarnya akan membengkak, merah, dan terasa sangat nyeri.

Obat mata bengkak yang paling sesuai dengan kondisi seperti ini adalah yang bertindak sebagai air mata buatan. Jenis tetes ini, memiliki bahan yang lebih ringan.

Setelah diteteskan, mata akan terasa lebih enak karena ramuan pada obatnya bisa membantu meredakan nyeri dan membuat mata terasa lebih nyaman.

6. Kalazion

Kalazion merupakan benjolan yang umumnya muncul di kelopak mata tengah. Kondisi ini sebenarnya tergolong kista dan bisa berkembang menjadi benjolan yang keras.

Baca juga :   Ragam Kebiasaan Yang Sehat Untuk Mata, Ikuti Yuk!

Untuk mengurangi bengkak yang terjadi, Anda bisa melakukan langkah-langkah di bawah ini.

  • Mengompres area mata dengan kompres hangat. Suhu yang hangat akan membantu menghilangkan minyak yang tersumbat di kelopak mata.
  • Anda disarankan untuk mengompres mata 4-5 kali sehari.
  • Jika benjolan tidak kunjung rata, segera temui dokter.

7. Selulitis Orbital

Kondisi ini disebabkan oleh infeksi yang terjadi pada lapisan jaringan dalam pada kelopak mata. Selain dapat menyebar dengan cepat, selulitis orbita juga bisa menyebabkan rasa sakit yang sangat luar biasa.

Tidak seperti kondisi mata bengkak lainnya, penderita selulitis orbital memerlukan perawatan darurat segera. Obat untuk mata bengkak untuk mengatasi kondisi ini adalah antibiotik. Bahkan pada kondisi yang parah, antibiotik perlu diberikan secara intravena.

Tips Mencegah Mata Bengkak Muncul Kembali

Tips Mencegah Mata Bengkak Muncul Kembali

Meski ada banyak obat mata bengkak yang bisa dipilih,Namun yang mengalami kondisi ini tetap saja mengganggu. Oleh karena itu, Anda juga perlu mengetahui cara mencegahnya, seperti yang dijelaskan di bawah ini.

  • Jalani tes alergi

Jika Anda yang sering mengalami reaksi alergi seperti mata bengkak, maka sebaiknya Anda menjalani tes alergi. Dengan mengetahui bahan-bahan yang membuat Anda alergi, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk menghindarinya di kemudian hari.

  • Pilih produk kecantikan yang berlabel hypoallergenic

Baik sabun make-up maupun sabun cuci muka, sebaiknya pilih yang berlabel hipoalergenik untuk mencegah alergi pada mata. Anda juga disarankan memilih produk tanpa pewangi, untuk mencegah iritasi.

  • Pilih obat tetes mata tanpa ada bahan pengawet

Beberapa orang alergi terhadap bahan pengawet tertentu. Jadi, sebagai langkah aman, Anda harus memilih salah satu yang tidak mengandung bahan ini di dalamnya.

  • Selalu jaga kebersihan lensa kontak

Menjaga kebersihan lensa kontak sangatlah penting, agar Anda terhindar dari infeksi dan iritasi pada mata. Anda juga disarankan untuk mengganti lensa kontak dan wadah secara teratur.

Setelah mengetahui cara mengobati dan mencegah mata bengkak, diharapkan Anda semakin waspada dalam menghadapi kondisi ini. Jangan gunakan obat mata bengkak, termasuk yang alami. Karena meski wajar, risiko alergi tetap ada. Karena itu, jangan ragu berkonsultasi ke dokter untuk mata bengkak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *