Kacamata Terapi Dapat Menormalkan Penglihatan Anda

Kacamata terapeutik kerap dijadikan pilihan untuk mengatasi berbagai masalah pada mata. Namun sayangnya, keefektifan kacamata ini dalam meningkatkan penglihatan masih menjadi kontroversi.

Menggunakan kacamata merupakan salah satu cara untuk meningkatkan penglihatan Anda. Setidaknya, ada dua jenis kacamata terapeutik yang diklaim bisa menormalkan mata, yakni kacamata Pinhole Glasses dan kacamata ortoptik.

Kacamata Terapi

Pinhole Glasses

Kacamata ini dirancang khusus untuk orang yang mengalami rabun jauh dan rabun dekat.

Pinhole Glasses dapat digunakan untuk membantu mendiagnosis kondisi mata tertentu, seperti katarak dan distorsi kornea.

Akibatnya cahaya yang masuk ke mata menjadi tidak terkontrol. Ini menghasilkan peningkatan kepekaan mata terhadap cahaya (silau) dan berkurangnya ketajaman visual.

Namun, efek sebaliknya juga bisa terjadi. Kacamata ini bisa membuat penglihatan Anda kabur dan terhalang. Kacamata Pinhole Glasses tidak disarankan untuk digunakan saat mengemudi atau saat mengoperasikan mesin, karena efeknya dapat mengurangi kecerahan benda.

Beberapa produsen telah mengkampanyekan penggunaan kacamata Pinhole Glasses. Meski begitu, masih ada sebagian orang yang masih mempertanyakan kegunaannya. Mereka berpendapat bahwa klaim keampuhan kacamata Pinhole Glasses belum terbukti secara ilmiah.

Meskipun dianggap memiliki efek yang baik pada sebagian orang, kacamata Pinhole Glasses ini tidak baik untuk membaca, berdampak buruk pada bidang penglihatan, dan tidak nyaman untuk dipakai. Selain itu, kacamata Pinhole Glasses banyak digunakan oleh dokter mata hanya sebagai alat diagnosa, bukan untuk mengobati.

Kacamata Orthoptik

Kacamata terapeutik ini digunakan oleh dokter mata untuk membantu mengontrol koordinasi dan pergerakan bola mata Anda, dengan tujuan meningkatkan penglihatan. Berbagai masalah mata yang diklaim dapat ditangani oleh kacamata ortoptik meliputi:

Gangguan pada pergerakan mata, bisa disebabkan oleh penyakit, cedera, gangguan saraf, atau cacat lahir yang memengaruhi otot atau saraf mata.

  • Visi keluar dari fokus.
  • Amblyopia atau mata malas.
  • Masalah penglihatan terkait dengan cedera otak.
  • Mata juling.
  • Visi ganda.

Masalah penglihatan binokular atau ketidakmampuan untuk menggunakan kedua mata secara bersamaan.

Beberapa dokter mata merekomendasikan kacamata ortoptik, namun ada juga yang tidak, mengingat data klinis yang mendukung manfaat kacamata terapeutik tersebut masih kurang.

Baca juga :   Mengenal Fakta Tes Ketelitian Mata Perlu Untuk Diketahui

Cara Menggunakan Kacamata Terapi

Kacamata terapi, sebagian dari Anda mungkin sudah mengetahui produk kacamata terapi dan sudah merasakan manfaatnya, namun mungkin ada juga yang belum mengetahui tentang produk luar biasa ini yang sudah terbukti dapat membantu banyak penderita mata minus. kini anda dapat melihat dengan jelas kacamata terapi ini.

Cara Menggunakan Kacamata Terapi

Apa Itu Kacamata Terapi Pinhole?

Kacamata terapi Pinhole yang merupakan produk inovatif baru yang di rancang khusus untuk merawat dan membantu penderita mata minus, yang didesain tanpa menggunakan lensa dan sebagai gantinya dipasang semacam bahan plastik yang terdapat lubang-lubang kecil berdiameter sekitar 1mm.

Fungsi dari lubang itu sendiri adalah untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk ke mata anda, sehingga otot syaraf mata secara otomatis akan menyesuaikan tingkat fokus mata anda sendiri secara alami. Dan hasilnya lambat laun mata Anda akan kembali melihat dengan jelas tanpa menggunakan kacamata lagi.

Cara Menggunakan Kacamata Terapi Pinhole

Meski kacamata terapi Pinhole ini terbukti sangat efektif membantu menyembuhkan penderita mata minus agar bisa kembali melihat dengan jelas, bukan berarti tidak ada aturan penggunaannya. Dan seringkali hasilnya justru tidak maksimal karena mereka tidak mengerti bagaimana cara menggunakannya

Berikut 3 cara mudah menggunakan kacamata terapi Pinhole:

Gunakan kacamata terapi Pinhole dan latih otot mata Anda dengan menggerakkannya sepanjang waktu 10 kali atau lebih. jika mata terasa lelah hentikan dulu, lalu lanjutkan lagi. Lakukan selama 30 menit setiap hari.

Kemudian gerakkan mata anda ke kanan dan ke kiri sebanyak 10 kali atau lebih dan lakukan kebalikannya, gerakan ini Anda lakukan setelah menyelesaikan gerakan pertama di atas.

Selanjutnya, cobalah untuk melatih penglihatan Anda dengan membaca buku dengan mendekatkan tulisan ke mata Anda dan kemudian menjauhkannya. lakukan berulang-ulang.

Dengan cara ini otot mata Anda akan kembali dilatih yang tadinya tegang akibat kurangnya intensitas cahaya, kini bisa lebih fleksibel karena dimaksimalkan intensitas cahaya yang masuk ke mata dengan bantuan kacamata terapi Pinhole.

Mendesak ! Jangan gunakan kacamata terapi penglihatan Pinhole saat Anda sedang mengemudikan kendaraan atau menyalakan mesin.

Baca juga :   Kacamata Wajah Bulat Dapat Mengimbangi Bentuk Wajah Bulat Anda

Hati-hati sekarang ini banyak sekali banyak sekali kacamata terapi Pinhole palsu yang sangat mirip dengan aslinya dan harganya sangat murah namun efeknya malah akan merusak mata Anda.

Kacamata Anti Radiasi

Di era yang semakin melek dengan kemajuan teknologi, gadget sudah menjadi barang yang tidak bisa ditinggalkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, terlalu banyak menatap layar suatu perangkat, seperti komputer, laptop, atau smartphone, diyakini dapat merusak mata.

Kacamata Anti Radiasi

Sinar radiasi dari berbagai perangkat ini seiring waktu dapat menyebabkan mata merah, kekeringan, kelelahan, dan penglihatan kabur. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kacamata anti radiasi muncul sebagai solusi untuk dapat mencegah kerusakan pada mata anda.

Namun, apakah kacamata anti radiasi benar-benar efektif untuk melindungi mata anda? Kacamata anti radiasi adalah kacamata yang dirancang untuk melindungi mata saat menatap layar komputer, smartphone, atau perangkat digital lainnya. Pasalnya, radiasi sinar biru pada berbagai perangkat tersebut diyakini akan menimbulkan sejumlah masalah pada mata.

Kacamata anti radiasi umumnya dilengkapi dengan lapisan lensa anti reflektif yang dapat mengurangi silau dari gadget. Cahaya biru ini bisa menyebabkan mata lelah, sekaligus mengganggu kemampuan mata Anda untuk fokus pada layar.

Berbeda dengan kacamata biasa yang hanya dapat berfungsi untuk membantu penglihatan anda, Dan sedangkan kacamata komputer anti radiasi ini yang bertujuan untuk mengoptimalkan penglihatan anda saat memandang layar komputer.

Fungsi Kacamata Anti Radiasi

Jika anda termasuk orang yang terlalu sering menatap layar komputer, Maka bisa menyebabkan mata anda mengalami gejala computer vision syndrome (CSV).

Fungsi Kacamata Anti Radiasi

Saat terkena CSV, produktivitas dapat dikompromikan. Dan dengan anda menggunakan kacamata anti radiasi, Maka anda bisa mencegah atau bahkan dapat mengurangi berbagai gejala CSV, seperti:

  • Sakit kepala
  • Kehilangan fokus
  • Kelelahan mata
  • Sensasi terbakar di mata
  • Mata merah
  • Penglihatan ganda
  • Mata berkedut
  • Penglihatan kabur
  • Nyeri leher dan bahu

Manfaat tersebut mungkin tidak terlalu memengaruhi sebagian orang, terutama mereka yang memiliki masalah mata yang cukup serius seperti katarak.

Dengan anda menggunakan kacamata komputer anti radiasi tidak akan membuat mata Anda semakin parah. Kacamata ini malah akan membantu melindungi mata Anda.

Baca juga :   12 Manfaat Madu untuk Kesehatan Mata Cantikmu

Namun, sebelum anda menggunakannya, pastikan anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mata untuk dapat menentukan apakah Anda perlu menggunakannya atau tidak.

Harga Kacamata Anti Radiasi Sangat Bervariasi

Biasanya semakin bagus kualitas kacamatanya, maka semakin tinggi harganya. Dalam menentukan harga kacamata anti radiasi, Maka sebaiknya tanyakan pada dokter mata atau toko kacamata terdekat untuk mendapatkan informasi yang tepat tentang harga kacamat anti radiasi.

Selain menggunakan kacamata anti radiasi, ada cara lain untuk melindungi mata dari radiasi layar smartphone Anda. Ini termasuk:

Duduklah sekitar 50 cm dari layar komputer, dan pastikan tidak terlalu dekat. Selain itu, mengatur posisi layar dengan benar harus membuatnya lebih rendah dari mata. Jika perlu, sebaiknya kurangi cahaya layar agar tidak menyilaukan mata Anda. Pasalnya, cahayanya yang terlalu silau bisa membuat mata bermasalah.

Beristirahatlah secara teratur menggunakan aturan 20-20-20, di mana setiap 20 menit saat melihat layar komputer, alihkan mata Anda untuk melihat objek lain yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.

Saat mata Anda kering, gunakan tetes air mata buatan yang mengandung natrium klorida dan kalium klorida untuk melembapkannya. Ada berbagai macam produk tetes mata, pilih yang benar-benar bikin mata nyaman.

Sesuaikan pencahayaan ruangan dan tingkatkan kontras pada layar untuk mengurangi ketegangan mata. Pencahayaan ruangan yang terlalu terang atau gelap tentunya kurang baik sehingga sesuaikan pencahayaannya dengan tepat.

Jika menggunakan lensa kontak sebaiknya mengistirahatkan mata dengan kacamata karena menggunakan lensa kontak terlalu lama dapat membuat mata menjadi kering.

Walaupun sebagian besar gejala gangguan mata akibat penggunaan komputer atau perangkat lain hanya bersifat sementara, dan akan berkurang setelah berhenti menggunakannya, namun kita tetap perlu memeriksakan kesehatan mata ke dokter

Pemeriksaan mata penting dilakukan agar kita mengetahui kondisi kesehatan mata. Jika masalah mata Anda disebabkan oleh radiasi, dokter Anda mungkin juga meresepkan kacamata anti radiasi untuk Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.