Tips Merawat Lensa Kontak Yang Digunakan Dengan Benar

Penggunaan lensa kontak tidak boleh sembarangan karena dapat menyebabkan iritasi. Lensa kontak memang menjadi alternatif bagi mereka yang memiliki masalah penglihatan, namun enggan memakai kacamata. Tak hanya itu, penggunaan soft lens juga bisa membuat penampilan Anda semakin menawan.

Namun, penggunaan lensa kontak tidak boleh sembarangan karena mata Anda bisa mengalami iritasi bahkan terkena penyakit akibat lensa kontak yang kotor. Pastikan untuk merawat lensa kontak yang digunakan dengan benar.

Tips Merawat Lensa Kontak

Tips Mudah Merawat Lensa Kontak

Secara umum perawatan lensa kontak yang baik dan benar adalah sebagai berikut:

1. Cuci Tangan Sebelum Menyentuh Lensa Kontak

Selalu cuci tangan Anda dengan sabun dan air bersih yang mengalir. Jangan lupa juga untuk mengeringkan tangan Anda.

Pilih sabun yang tidak mengandung pewangi, minyak, dan pelembab. Ketiga bahan ini bisa menyebabkan jari menjadi lengket.

Jari-jari Anda mungkin juga secara tidak sengaja memindahkan wewangian, minyak, dan pelembab ini ke lensa kontak Anda saat disentuh. Jika nanti Anda memakai lensa kontak, mata Anda mungkin mengalami iritasi dan penglihatan Anda menjadi kabur.

2. Gunakan Cairan Pembersih Lensa Kontak Khusus

Setiap jenis lensa kontak yang anda gunakan memiliki prosedur perawatan yang berbeda. Gunakan cairan pembersih khusus yang direkomendasikan oleh dokter mata untuk membersihkan atau merendam lensa kontak.

Begitu juga dengan obat tetes mata Anda. Maka Konsultasikan dengan dokter Anda tentang jenis obat yang cocok dengan lensa kontak anda.

3. Hati-Hati Saat Membersihkan Lensa Kontak

Untuk membersihkan lensa kontak yang sudah diberi larutan, letakkan di telapak tangan Anda.

Gosok lensa kontak Anda dengan menggunakan ujung jari telunjuk Anda dengan lembut dan perlahan agar tidak robek atau tergores.

4. Jangan Membasahi Lensa Kontak Dengan Air

Tidak disarankan untuk membersihkan lensa kontak dengan air apa pun, terutama keran. Pasalnya, mikroorganisme bisa hidup di air dan bisa mencemari lensa kontak Anda.

Membersihkan lensa kontak dengan air steril selain cairan pembersih juga tidak disarankan, apalagi dengan cara menjilat. Di dalam mulut kita terdapat berbagai bakteri yang dapat mencemari lensa kontak.

Jika Anda menggunakan lensa kontak mata yang terkontaminasi, bukan tidak mungkin mata Anda bisa mengalami iritasi dan rusak.

5. Bersihkan Kotak Lensa Kontak Setelah Digunakan

Baca juga :   Mata Tidak Fokus Bisa Menjadi Tanda Ada Penyakit Mata

Wadah lensa kontak yang berisi cairan harus dibersihkan secara teratur, setidaknya setelah digunakan. Langkah ini bertujuan agar untuk mencegah penumpukan bakteri yang mungkin akan terjadi di dalam wadah.

Anda dapat membersihkan dudukan lensa kontak dengan cairan steril atau air hangat. Kemudian biarkan wadah lensa kontak mengering dengan sendirinya, tidak perlu dibersihkan.
Jangan lupa mengganti case lensa kontak setiap tiga bulan, atau jika sudah rusak.

6. Hindari Menyentuh Ujung Botol Cairan Pembersih

Pastikan dengan ujung botol tempat cairan lensa kontak anda tetap bersih. Misalnya, tidak menyentuhnya atau menjaganya agar tidak lengket dengan benda apa pun.

Setelah menggunakan cairan, tutup botol dengan rapat agar cairan di dalamnya tidak terkontaminasi.

7. Pastikan Kuku Anda Bersih Dan Pendek

Kuku panjang dapat secara tidak sengaja menggores atau merobek lensa kontak. Bakteri juga bisa hidup di kuku. Oleh karena itu, pastikan kuku Anda tetap bersih dan potong pendek.

Resiko Akibat Memakai Lensa Kontak Yang Kotor

Penggunaan dan perawatan lensa kontak yang tidak tepat dapat menyebabkan masalah mata berikut:

1. Mata Kering

Penggunaan lensa kontak dalam jangka panjang dapat membuat mata Anda semakin kering. Mata kering kemudian dapat menyebabkan iritasi mata.

2. Infeksi Pada Mata

Infeksi mata paling sering disebabkan oleh bakteri. Bakteri dapat dengan mudah berpindah dari tangan atau air ledeng ke lensa kontak, kemudian memicu infeksi mata.

Salah satu gejala infeksi mata adalah munculnya mata merah. Kondisi ini juga dikenal sebagai konjungtivitis infektif.

3. Hipoksia

Kondisi kekurangan oksigen ini bisa terjadi di kornea mata. Kondisi ini bisa muncul karena Anda terus menerus memakai lensa kontak, sehingga menghalangi asupan oksigen yang diterima kornea. Karena itu, lepas lensa kontak saat tidur.

4. Alergi

Bukan tidak mungkin Anda mengalami reaksi alergi saat menggunakan lensa kontak. Pemicu alergi bisa berasal dari bahan lensa kontak itu sendiri atau cairan pembersih itu sendiri. Alergi juga bisa ditandai dengan munculnya konjungtivitis alergi.

Gangguan mata di atas umumnya memiliki gejala awal yang sama. Beberapa di antaranya termasuk:

  • Mata terasa gatal, perih, atau panas dan perih seperti terbakar.
  • Mata terus mengeluarkan cairan.
  • Kemerahan pada mata.
  • Gangguan penglihatan.
  • Mata sensitif terhadap cahaya.
Baca juga :   Mata Minus Melahirkan Normal Tidak Menjadi Larangan Secara Medis

Jika Anda mengalami gejala tersebut, segera lepas lensa kontak dan periksakan mata Anda ke dokter spesialis mata. Hindari memakai lensa kontak sampai Anda menemui dokter mata terlebih dahulu.

Cara Merawat Softlens Yang Jarang Dipakai

Saat ini sangatlah mudah bagi kita untuk menemukan lensa kontak dari berbagai merk, warna, harga, ukuran, bahkan untuk mata-ke-mata normal dengan minus yang tinggi.

Banyaknya softlens dengan warna-warna yang sangat menggemaskan, yang berhasil membuat penggemar membeli lebih dari satu contact lens dengan alasan tidak bosan atau bisa memilih softlens mana yang akan dikenakan sesuai mood atau cocok dengan pakaian yang akan dikenakan. Wow, segitu?

Cara Merawat Softlens Yang Jarang Dipakai

Namun tahukah Anda bahwa softlens yang Anda simpan dan jarang Anda gunakan, misalnya karena Anda merasa warnanya cocok untuk acara-acara penting, tetap harus dirawat dengan baik? Ya! Anda tidak bisa hanya menyimpan lensa kontak di dalam wadah dan membiarkannya begitu saja. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, apa saja itu?

1. Ganti Kotak Lensa Kontak Secara Teratur

Ganti Kotak Lensa Kontak Secara Teratur

Ganti wadah lensa kontak Anda setidaknya setiap 3 bulan. Ini dilakukan untuk menghindari bakteri di dalam wadah. Nah, biasanya setiap membeli air untuk mencuci softlens yang berukuran besar dan untuk merk tertentu akan mendapatkan bonus satu wadah untuk mencuci dan menyimpan softlens. Lumayan kan?

2. Cuci Lensa Kontak Sebelum Menyimpannya

Inilah salah satu hal yang sering dilupakan oleh para pengguna lensa kontak, biasanya ketika sampai di rumah dan sudah mencuci tangan, langsung memasukkan lensa kontak ke dalam wadahnya tanpa harus mencucinya terlebih dahulu. Duh, ini benar-benar salah! Anda harus mencuci lensa kontak Anda terlebih dahulu sebelum memasukkannya ke dalam wadah. Lantas, bagaimana cara mencuci lensa kontak yang baik?

Cuci tangan terlebih dahulu menggunakan air bersih, ingat hanya air tanpa sabun. Keringkan dengan kain atau handuk tidak berbulu agar tidak menempel di tangan.

Letakkan soft lens di telapak tangan Anda, tuangkan 2-3 tetes cairan pembersih khusus.

Bersihkan dengan ujung jari Anda dan lakukan dengan lembut berkali-kali agar lensa kontak Anda tidak robek.

Jika dirasa sudah cukup, Maka bilas dengan cairan pembersih khusus, lalu masukkan ke dalam wadah softlens.

Baca juga :   15 Cara Menjaga Kesehatan Mata Bagi Pengguna Komputer

Tuang cairan pembersih ke dalam wadah sampai lensa benar-benar terendam.

Rendam selama kurang lebih 3-4 jam, kemudian buang cairan pembersih dan bersihkan wadahnya, masukkan lensa kontak ke dalam wadah dan simpan.

3. Rawat Kuku Anda

Yup, kuku merupakan komponen penting karena jari-jari Anda akan bersentuhan langsung dengan soft lens ini. Bisakah Anda bayangkan jika kuku Anda kotor dan kotoran menempel pada lensa kontak yang akan Anda gunakan? Selain membuat softlens terasa tidak nyaman saat digunakan, tentunya hal ini akan berpengaruh pada kesehatan mata remaja Anda.

4. Jauhkan Dari Make up

Satu hal yang juga hampir selalu dirindukan oleh banyak orang, terutama yang suka dandan, adalah kebiasaan memakai softlens terlebih dahulu, baru kemudian memakai make up. Jadi, sebenarnya remaja salah.

Anda harus memakainya terlebih dahulu, kemudian gunakan lensa kontak. Mengapa? Hal ini dilakukan agar tidak ada riasan seperti bedak, maskara, eyeshadow, atau apapun yang jatuh ke mata Anda saat menggunakan softlens.

Jika terkena make-up, lensa kontak akan menjadi kotor dan bisa memicu iritasi mata. Duh, seram ya?

Cara Melepas Softlens

Cara untuk melepaskan lensa kontak yang tepat adalah sebagai berikut:

Cara Melepas Softlens

Sebelum melepas lensa kontak, biasakan untuk membersihkan tangan dengan sabun dan air mengalir. Lalu, keringkan tangan Anda menggunakan handuk bersih.

Cara melepas soft lens yaitu menggunakan jari tengah atau jari nyaman lainnya untuk menarik kelopak mata bagian bawah.

Kemudian Arahkan bola mata Anda ke atas atau ke samping.

Gunakan jari telunjuk Anda atau jari nyaman Anda untuk mengambil lensa kontak.

Lalu, dengan lembut bawa lensa ke bagian putih mata Anda. Jepit lensa kontak menggunakan ibu jari dan jari telunjuk Anda, lalu lepas lensa kontak dari mata Anda.

Setelah Anda sudah berhasil melepas lensa kontak, letakkan di telapak tangan Anda dan kemudian basahi dengan cairan pembersih khusus lensa kontak.

Gosok secara perlahan pada lensa kontak selama 30 detik untuk dapat membersihkannya dari sisa kotoran atau minyak yang mungkin menempel pada lensa kontak anda.

Lalu bilas lensa kontak, lalu taruh soft lens pada wadahnya.
Lakukan hal yang sama dengan sisi lain mata Anda.

Semoga bermanfaat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.