Bahaya Obesitas Pada Kesehatan Sangat Banyak, Ini Yang Paling Fatal

Bahaya obesitas pada kesehatan sangatlah beragam. Obesitas sendiri merupakan kondisi dimana seseorang mengalami penggemukan yang parah dengan kadar lemaktinggi. Kondisi ini tidak hanya membuat percaya diri menurun, namun juga berpotensi meningkatkan beberapa jenis penyakit tertentu untuk datang menyerang.

Penumpukan lemak memang beresiko mendatangkan masalah kesehatan yang serius. Adapun beberapa jenis penyakit yang kemungkinan bisa diidap oleh penderita obesitas antara lain adalah sebagai berikut:

1. Penyakit jantung

Bahaya obesitas pada kesehatan yang pertama adalah gangguan penyakit jantung. Jantung merupakan organ yang sangat penting bagi manusia. Inilah kenapa merawat dan menjaga kesehatan jantung wajib untuk dilakukan. Sayangnya, tidak semua orang terbebas dari penyakit jantung terlebih jika anda mengidap yang namanya obesitas.

Obesitas bisa menyebabkan penderita mengalami serangan jantung karena pembuluh darah yang tersumbat oleh kadar lemak berlebih. Adapun akibat yang ditimbulkan oleh obesitas bisa sangat parah yakni terjadinya serangan jantung koroner. Tidak hanya itu, obesitas juga memicu hipertensi hingga gula darah tinggi. Hal ini berakibat pada beban kerja organ jantung yang semakin berat.

Baca juga :   Penting Diketahui, Begini Cara Menjaga Kesehatan Organ Hati

2. Gangguan Stroke

Tidak hanya jantung, penderita obesitas juga beresiko mengalami stroke. Stroke sendiri adalah kondisi dimana aliran darah menuju otak mengalami penyumbatan hingga berakibat pada sel otak yang mati. Mereka yang memiliki obesitas, tingkat terkena strokenya lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki tubuh sedang.

Penderita obesitas bisa mengalami pembuluh pecah yang memicu timbulnya gumpalan darah yang kemudian menyumbat saluran darah menuju otak. Hal inilah yang menyebabkan stroke terjadi. Stroke adalah jenis penyakit yang bisa menurunkan kualitas hidup penderitanya, sehingga harus diwaspadai sejak dini.

3. Diabetes melitus

Bahaya dari obesitas yang selanjutnya adalah diabetes melitus. Banyak diantara penderita obesitas yang juga pengidap penyakit diabetes. Obesitas sendiri dapat membuat sifat sel berubah hingga menyebabkan terjadinya kerusakan hormon insulin. Pada akhirnya, insulin tersebut tidak bisa lagi berfungsi sebagai pendeteksi gula dalam darah.

Baca juga :   Bahaya Depresi Pada Kesehatan Waspadai Dampaknya dari Sekarang

Baca juga : Penting Diketahui, Begini Cara Menjaga Kesehatan Organ Hati

4. Ibu menyusui susah memproduksi ASI

Tidak hanya memberi dampak buruk pada orang secara umum, obesitas juga berpengaruh pada ibu menyusui. Anda harus tahu jika ibu dengan obesitas ternyata membutuhkan waktu yang lebih lama dalam memproduksi ASI dibandingkan yang tidak mengalami obesitas. Hal ini telah dibuktikan pada sebuah studi yang dilakukan pada sekitar tahun 2014an. Gejala ini tentu menyulit ibu dan bayi apalagi jika bayi masih dalam tahap membutuhkan ASI.

5. Osteoarthritis

Bahaya dari obesitas yang selanjutnya adalah terjadinya Osteoarthritis. Gangguan yang satu ini adalah masalah pada sendi yang menimbulkan rasa sakit serta kaku pada penderitanya. Hal ini bisa terjadi karena tubuh yang memberikan tekanan ekstra pada bagian sendi ataupun tulang rawan si penderita.

Jika obesitas dibiarkan berlarut-larut, hal ini dapat membuat sendi juga tulang rawan menjadi melemah hingga berakhir pada Osteoarthritis. Apalagi jika penderita obesitas telah mengalami peradangan terlebih dulu. Jika sudah demikian maka gangguan Osteoarthritis akan terjadi secara lebih mudah.

Baca juga :   Memahi, mengetahui, dan mengatasi sakit nyeri punggung

Bahaya dari obesitas memang sangat beragam. Inilah kenapa menjaga berat badan agar ideal penting untuk diperhatikan. Anda bisa memulainya dengan menjalankan pola hidup sehat dengan konsumsi makanan sehat serta tidak berlebihan. Hindari juga makanan penyebab obesitas seperti gorengan, burger hingga minuman soda.

Selain itu jangan lupa untuk aktif bergerak. Olahraga bagus untuk mencegah obesitas hingga menurunkan resiko terjadinya gangguan kesehatan yang lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *